Saya Ingin Kamu Ingat Ini

Adakah  yang suka menimbun harapan berlebih pada pasangan dan menolak dikecewakan?

Rasanya saya termasuk salah satu orang menyebalkan itu.

Saya sering lupa. Saya ini cuma manusia biasa yang tidak sempurna. DAN BEGITU PULA DENGAN PASANGAN SAYA.

Cerita dari Ajahn Brahm dalam bukunya Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya ini biasanya jadi pengingat saya setiap kali ada amarah yang mau menyentuh puncak kepala:

Usai sebuah upacara pernikahan, ayah mertua memanggil menantu barunya. “Kamu mungkin sangat mencintai anak saya,” katanya pada si pemuda. “Dan kamu mungkin berpikir dialah perempuan paling hebat di dunia,” sambungnya. “Dia begitu sempurna dalam segala hal.” Si menantu mengiyakan dengan nada kurang sabar. “Itulah yang kamu rasakan sewaktu baru menikah,” sahut ayah mertua. “Namun setelah beberapa tahun, kamu akan mulai melihat kekurangan-kekurangan anak saya,” tegasnya. “Saat kamu mulai menyadarinya, saya ingin kamu ingat ini: jika dia tidak punya kekurangan-kekurangan itu, dia mungkin sudah menikah dengan orang lain yang jauh lebih baik dari kamu.”

Nasihat yang amat sederhana, tapi bukankah begitu mengena?🙂