Say Yes

There are so many ways to propose to your girlfriend… … This is how i did it. Why Dewi should say yes to Santo on her birthday? 🙂 Advertisements

Lantai Dua Puluh Lima

Pintu terbuka saat angka yang menyala di atas berhenti di dua puluh lima. Kamu masuk dan tertawa, melambai pada entah siapa di sana dan saat itulah aku sekali lagi jatuh cinta. Kepadaku, kamu… Continue reading

The Last

How many have you loved? You are none of them because you are all of them. You are WHO I love; the girl on the pedestal, the fantasy, the make believe things that… Continue reading

Strangers, Again

About Josh and Marissa, and the stages that all couples go through. It will really gets you thinking. 🙂 What stage is your relationship currently at? 😀 She used to be my unicorn.… Continue reading

Hari Paling Sederhana

“Di luar hujan?” tanyamu sambil mengeratkan pelukan, tak pernah bisa berkawan dengan kedinginan. Harum peony dan pear milikmu segera menyaru dengan tulang, melucuti rindu yang selama ini kupendam setengah mati sampai ke dalam… Continue reading

Satu Spasi

“Jadi, kita sudah sampai di sini, dan kamu masih belum mau kasih tau siapa laki-laki tidak beruntung itu?” Kamu, yang duduk di sebelahku sambil serius membaca dan kelihatan cantik seperti biasa, tertawa. “Kenapa… Continue reading

04 Juni

Aku tidak pernah tahu kapan tepatnya aku pertama kali jatuh sayang padamu. Yang aku tahu cuma satu. Melihatmu saja, entah bagaimana, membuat lelahku sore ini luruh seketika. Jadi, bukankah seharusnya langkahku ringan saja… Continue reading

Kopi Darat

Ini malam pertama aku dan dia berjumpa. Sudut tempat minum yang tenang, sepiring kue cokelat, sepoci teh hangat, dan dua cangkir di atas meja. Kamu tertawa. Sial. Debur gugup di jantungku ini pasti… Continue reading

Jumat Senja dan Setangkai Kamboja (Bagian IV)

“Aku seharusnya tidak membangunkanmu dengan cara seperti ini.” Kamu menjeratku di kedalaman bola matamu. “Seharusnya aku di sebelahmu. Memijat lembut kakimu dengan kain hangat saat kamu masih bergelung nikmat. Supaya kamu tersenyum ketika… Continue reading

Jumat Senja dan Setangkai Kamboja (Bagian III)

Kamu tegak di muka pintu rumahku saat malam sudah terbungkus pekat sempurna. Pukul dua, dan tampangmu masih saja seperti penjahat tak berdosa. Kedatanganmu yang tiba-tiba, buatmu seolah adalah persoalan yang biasa. “Aku kangen… Continue reading

  • Kategori

  • Ketik alamat email kamu untuk ngikutin blog saya & siap-siap mendapat notifikasi via email setiap ada tulisan baru!

    Join 707 other followers